Postingan

RUMAH BUNG KARNO ITU PERNAH DIRUNTUHKAN

Gambar
RUMAH BUNG KARNO ITU PERNAH DIRUNTUHKAN Konten ini telah tayang di Kompasiana dengan judul "Rumah Bung Karno Itu Patut Dihadirkan Kembali," Tulisan saya, 29 Februari 2019  Kreator: Dasman Djamaluddin Ini adalah rumah pribadi Presiden Republik Indonesia Pertama, Ir. Soekarno di Pegangsaan Timur 56, Jakarta. Sekarang rumah bersejarah itu tidak ada lagi. Rumah itu diruntuhkan Bung Karno pada tahun 1962. Entahlah kenapa diruntuhkan oleh pemiliknya sendiri, kita pun tidak mengetahuinya. Sebelum menjadi presiden pada tahun 1945, Ir. Soekarno telah mendiami rumah tersebut bersama istrinya, Ibu Inggit Ganarsih. Baca Ramadhan KH: "Kuantar ke Gerbang" (Jakarta: Sinar Harapan, 1988). Halaman 284 dari buku itu: "Aku merasa beruntung karena kami pindah rumah dari 'Oranje Boulevard 11 ke Pegangsaan Timur 56...," ujar Ibu Inggit Ganarsih, istri Bung Karno. Tetapi Ibu Inggit Ganarsih tidak sampai mendiami rumah tersebut ...

KETIKA PETI JENAZAH IMAM ALI KHAMENEI TIBA DI KARBALA MENGINGATKAN SAYA KE KARBALA TAHUN 2014

Gambar
Saya diundang oleh pemerintah Irak.(Foto: saya ketika berkunjung ke Masjid Al-Kufah di Kufah, Irak pada 20 September 2014) KETIKA PETI JENAZAH IMAM ALI KHAMENEI TIBA DI KARBALA MENGINGATKAN SAYA KE KARBALA  TAHUN 2014 Peti jenazah mendiang Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei tiba di Najaf, Irak, setelah rangkaian pemakaman besar di Iran. Kedatangan jenazah itu mengubah dua kota suci Syiah, Najaf dan Karbala, menjadi panggung duka politik Iran di luar negeri. Prosesi ini berlangsung di tengah masa transisi kekuasaan Teheran setelah Khamenei tewas dalam serangan AS-Israel pada 28 Februari 2026. Pesawat yang membawa peti jenazah Khamenei tiba di Bandara Internasional Najaf pada Selasa malam. Presiden Iran Masoud Pezeshkian hadir dalam penyambutan tersebut. Perdana Menteri Irak Ali al-Zaidi dan sejumlah pejabat Irak juga menyambut kedatangan jenazah. Najaf menjadi titik penting karena kota itu merupakan pusat keagamaan utama Sy...

MERENUNGKAN PEMAKAMAN IMAM ALI KHAMENEI DAN LEGITIMASI MEMORIAL

Gambar
MERENUNGKAN PEMAKAMAN IMAM ALI KHAMENEI DAN LEGITIMASI MEMORIAL Saya selalu tertarik membaca artikel Denny JA ini. Kali ini ia menulis tentang pemakaman Imam Ali Khamenei. Terutama di acara pemakaman. Dalam fiqih Syiah sendiri dikenal prinsip darurah atau keadaan darurat. Ketika keselamatan jiwa masyarakat terancam, beberapa ketentuan praktis dapat ditangguhkan sementara tanpa dianggap melanggar syariat.  Penundaan pemakaman karena perang, ancaman keamanan, atau kondisi luar biasa termasuk dalam kategori yang dapat dibenarkan oleh banyak ulama. Yang ditunda bukan penghormatan kepada jenazah. Yang ditunda hanyalah waktunya. Sementara penghormatan justru diperbesar. l MERENUNGKAN PEMAKAMAN IMAM ALI KHAMENEI DAN LEGITIMASI MEMORIAL - Salah Satu Kerumunan Terbesar Dalam Sejarah: 9 Juta Orang? Oleh Denny JA Seorang manusia telah wafat lebih dari seratus hari. Namun tubuhnya belum juga dimakamkan. Di sebuah negeri yang setiap hari dipenuhi ...

SELAMAT HARI BHAYANGKARA 1 JULI 2026

Gambar
Saya (Dasman Djamaluddin/kiri), Awaloedin Djamin  (alm/Kapolri kedelapan) dan Lusiana Akmal (Kohati HMI Cabang Jayapura) waktu itu di Museum Kebangkitan Nasional, Jakarta menghadiri peluncuran buku yang saya tulis: SELAMAT HARI BHAYANGKARA 1 JULI 2026 AWALOEDIN DJAMIN, KAPOLRI KEDELAPAN YANG SAYA KENAL  [ 26 SEPTEMBER 1978 - 3 DESEMBER 1982 ] Bila kita berkunjung ke Museum Polri sekarang ini, yang letaknya berdekatan dengan Mabes Polri, maka nama Kapolri Kedelapan, Awaloedin Djamin, termasuk di antara nama-nama Kapolri lainnya. Wajahnya yang terpampang di foto ini adalah wajahnya pada Rabu, 12 Desember 2012 di Museum Kebangkitan Nasional ketika menghadiri Diskusi Buku “Mission Accomplished,” buku Rais Abin, Panglima pasukan PBB di Timur Tengah 1976-1979 yang ditulis oleh Dasman Djamaluddin. Kalimat harapan yang sering diucapkannya untuk menyemangati generasi muda adalah "... Bila sekarang ada satu Bung Hatta dan satu Sutan Syahrir, di masa y...

MENGENANG PERSAHABATAN TERLAMA DENGAN MANTAN KETUA UMUM PENGURUS BESAR (PB) HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM (HMI) AHMAD ZACKY SIRADJ

Gambar
MENGENANG PERSAHABATAN TERLAMA DENGAN MANTAN KETUA UMUM PENGURUS BESAR (PB) HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM (HMI) AHMAD ZACKY SIRADJ Pada tanggal 6 November 2017, saya masih berada di Kampung Dangduer, Garut, bersama anggota DPR Ahmad Zacky Siradj. Sebagai wakil rakyat waktu itu, sudah merupakan amanah untuk menyerap aspirasi warga yang mendukungnya duduk di lembaga legislatif itu. Buat saya, kedatangan ke kampung ini mengingatkan saya akan sebuah kenangan di tahun 1977 hingga 1979, kenalan pertama kali dengan aktifis HMI dari Garut ini yang juga adalah mantan Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Kenapa harus Papua ? Karena di sanalah awal pertama kali bertemu dengan beliau ditemani Bung Karmin, pengurus PB HMI yang sedang berkunjung ke Papua. Saya waktu itu sebagai Sekretaris I HMI Cabang Jayapura dan Ketua Umum Lembaga Hukum HMI Cabang Jayapura. Sewaktu di Jakarta, kami berfoto bertiga: NOSTALGIA PENGURUS HMI | Dari kiri: DASMAN DJAMA...

PAHLAWAN ITU DITENTUKAN OLEH WAKTU DAN TEMPAT

Gambar
PAHLWAN ITU DITENTUKAN OLEH WAKTU DAN TEMPAT Ungkapan Mayor Jenderal (Purn.) Sukotjo Tjokroatmodjo (mantan Ketua Detasemen Pengawalan Presiden Soekarno) bahwa "pahlawan itu ditentukan oleh waktu dan tempat" adalah kalimat yang sangat filosofis* .  Ini berarti gelar atau status kepahlawanan sering kali lahir dari konteks sejarah yang gentar, di mana keberanian seseorang di suatu lokasi dan masa kritis mengubah jalannya peristiwa.   *Mari kita bedah makna kalimat tersebut berdasarkan jejak sejarah tokoh yang bersangkutan:*   *Momen Penentu:* Sukotjo mencatat bahwa tokoh seperti Jenderal Baseki Rachmat ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional karena mereka mengambil tindakan tegas di situasi dan waktu yang tepat saat bangsa dalam krisis.   *Kesaksian Langsung:* Sebagai Ketua Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) pertama, ia sendiri berada di tengah situasi hidup-mati saat menyelamatkan Presiden Soekarno dengan operasi "H...

HARI INI SIDANG PROMOSI DOKTOR SAHABATKU SYAEFURRAHMAN AL-BANJARY

Gambar
HARI INI SIDANG PROMOSI DOKTOR SAHABATKU SYAEFURRAHMAN AL-BANJARY Syaefurrahman Al-Banjary (nama lengkap Syaefurrochman Achmad, SH, M.Si) adalah seorang wartawan senior, penulis, dan pengajar jurnalistik televisi yang berbasis di Bogor. Ia berpengalaman panjang di media (antv 1993-2010), mendirikan wartatv.com, mengajar di Universitas Mercubuana, dan menulis buku terkait kepolisian.  Profil & Pengalaman Utama: Karier Media: Berperan penting di antv (1993-2010) sebelum mendirikan tv online wartatv.com. Penulis Buku: Menulis buku, di antaranya "Tepian Musi ke Puncak Tribrata" (2018) bersama Suryadi dan "Hitam Putih Polisi Dalam Mengungkap Jaringan Narkoba". Pendidikan & Latar Belakang: Alumni Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Diponegoro. Lahir di Banjarnegara pada 9 Oktober 1965. Aktivitas: Mengajar jurnalistik televisi di Universitas Mercubuana Jakarta.  Syaefurrahman Al-Banjary, salah seorang tim pen...