JELANG HARI KEMERDEKAAN 17 AGUSTUS 2026, SAYA DIKIRIMI BEBERAPA BUKU DAN MAJALAH OLEH SAHABAT SAYA BAMBANG SADONO


JELANG HARI KEMERDEKAAN 17 AGUSTUS 2026, SAYA DIKIRIMI BEBERAPA BUKU DAN MAJALAH OLEH SAHABAT SAYA BAMBANG SADONO

Saya baru  saja dikirimi buku dan majalah oleh sahabat saya asal Blora (Jawa Tengah). Ia tahu, saya juga suka membaca buku dan menulis.

Bambang Sadono  berpengalaman sebagai seorang wartawan dan penulis buku. Agaknya ia  perlu mewariskannnya kepada generasi muda yang ada di Indonesia, khususnya  di SMA Negeri 1 Blora (Dulu namanya masih SMA Negeri Blora, karena waktu itu di Kabupaten Blora hanya memiliki satu SMA negeri)

Bambang Sadono, pernah menjadi Wakil Pemimpin Redaksi Harian Suara Merdeka, Pemimpin Redaksi Harian Suara Karya, dan Sekjen pengurus pusat PWI. Pernah menjadi Anggota DPR RI, Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, dan anggota DPD RI.

Sebagai seorang wartawan, sudah tentu bukan hal asing lagi dalam dunia tulis menulis. Di samping banyak sejumlah buku yang ditulisnya.

Nama lengkapnya, Dr.H. Bambang Sadono, S.H., M.H., mantan politisi Partai Golongan Karya yang menjadi Ketua Kelompok DPD di MPR periode 2014 – 2019. Sebelumnya, Bambang adalah wakil ketua DPRD provinsi Jawa Tengah untuk periode 2009-2014.

Itulah sekilas tentang  Bambang Sadono. Ia juga pernah memberikan transfer ilmu kepada para guru dan murid di almamaternya, SMA Negeri 1 Blora.

Berbicara tentang Kabupaten Blora di Jawa Tengah, sudah tentu kita ingat juga Pramodya Ananta Toer. Ia secara luas dianggap sebagai salah satu pengarang yang produktif dalam sejarah sastra Indonesia. Pramoedya telah menghasilkan lebih dari 50 karya dan diterjemahkan ke dalam lebih dari 42 bahasa asing. Ia lahir di Kabupaten Blora, pada 6 Februari 1925.

Pramoedya Ananta Toer pernah mengatakan: " Menulislah, karena tanpa menulis Anda akan hilang dari pusaran sejarah."

APA KAITAN SAYA DENGAN KABUPATEN  BLORA?

Saya juga belajar di SMA Negeri Blora (Sekarang SMA Negeri I Blora) dari tahun 1972,1973 dan 1974. Tetapi saya bukan lahir di Blora, seperti  Bambang Sadono dan Sastrawan Pramoedya Ananta Toer. Saya hanya bersekolah saja di sana, karena paman saya, seorang Sinder Perhutani di Japah. Saya lahir di Jambi (Sumatera), asal Minangkabau, Sumatera Barat.

https://g.co/kgs/Lj7KAZ

DI DALAM DIREKTORI PENULIS INDONESIA 2023, PADA ABJAD "D" TERDAPAT DATA INI:

Direktori Penulis Indonesia 2023 | PDF https://share.google/P5wCpDjMDyKxxUCUg

Nama Lengkap: Dasman Djamaluddin

Tempat/Tgl. Lahir: Jambi/ 22 September 1955

Pendidikan Terakhir: S2 Ilmu Sejarah FIB Universitas Indonesia (2007)

Aktivitas: Jurnalis, editor, sejarawan, penulis biografi

 70 Tahun Achmad Tirtosudiro “ (1992).

 Butir-Butir Padi B.M. Diah, Tokoh Sejarah yang Menghayati 
Zaman (1992).

 Gunawan Satari, Pejuang, Pendidik dan Ilmuwan (1994)

 Jenderal TNI Anunerta Basoeki Rachmat dan Supersemar (1998)
Buku yang saya tulis itu diterbitkan pertama kali pada tahun 1998. Diterbitkan oleh PT. Grasindo (Gramedia Widia Sarana), Jakarta.  Kemudian diterbitkan lagi pada tahun 2008, juga oleh penerbit yang sama.

 Golkar sebagai Partai Alternatif (2003).

 Catatan Rais Abin, Pasukan Perdamaian PBB di Timur Tengah, 1976-1979 (2012).


 Catatan B.M Diah, Peran “Pivotal” Pemuda Seputar Lahirnya Proklanasi 17-8-’45 (2018)

 Saddam Hussein Menghalau Tantangan (1998)


Postingan populer dari blog ini

Sepenggal Perjalanan Hidup

Ibnu Sutowo dan Pontjo Sutowo yang Saya Kenal