BUKU: "MEMBACA GEJOLAK DEMOKRASI INDONESIA 2024," SETEBAL 1034 Halaman

BUKU: "MEMBACA GEJOLAK DEMOKRASI INDONESIA 2024," SETEBAL 1034 HALAMAN

Di awal tahun 2025 ini, Satupena telah membahas buku:

"Suara Penulis, Soal Pemilu dan Demokrasi"

Ada tiga hal yang patut dicatat dari buku ini.

Pertama, Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) menobatkan: inilah buku demokrasi dengan jumlah penulis terbanyak, 221 orang, dan genre terlengkap—esai, cerpen, puisi, dan puisi esai.

Kedua, isinya adalah cermin dari polarisasi politik Indonesia di ujung tahun 2024. Ini sebuah periode penuh gejolak antara pilpres dan pilkada yang berlangsung karena ada perubahan syarat jadi capres/cawapres dan usaha mengubah syarat untuk calon gubernur dan wakilnya.

Ketiga secara teknis buku ini membutuhkan waktu lama menyelesaikannya. Mulai dari mengumpulkan naskah,mengedit, mengelompokkan naskah, dan mengurut berdasarkan abjad. Belum lagi me-lay-out buku 1000 halaman butuh waktu panjang juga. Di halaman 163 terdapat tulisan saya:




Postingan populer dari blog ini

Sepenggal Perjalanan Hidup

MENGHADIRI PROMOSI DOKTOR ILMU SEJARAH RAISYE SOLEH HAGHIA

MENCATAT PERJALANAN KETUA UMUM PP MUSLIMAT NU YANG ADALAH JUGA GUBERNUR JAWA TIMUR KE MASJID AL-KUFAH, IRAK YANG PERNAH SAYA ALAMI TAHUN 2014