HARI INI 10 JUNI 2025 DAN PADA TANGGAL 10 JUNI 1996 LALU, TOKOH PERS B.M.DIAH MENINGGAL DUNIA
HARI INI 10 JUNI 2025 DAN PADA TANGGAL 10 JUNI 1996 LALU, TOKOH PERS B.M.DIAH MENINGGAL DUNIA
Harian Merdeka, 11 Juni 1996
Selamat Jalan Bapak B.M.Diah
Bapak B.M.Diah
Pada hari Senin tanggal 10 Juni 1996, bapak pergi meninggalkan kami. Bapak pergi meninggalkan sebagian cita-cita bapak yang belum tercapai. Cita-cita bapak tersebut pernah bapak ungkapkan kepada saya, sebagai salah seorang generasi muda, yang sempat merekam kehidupan bapak di saat-saat bapak berusia tepat berusia 75 tahun. Saya mengucapkan terimakasih atas kepercayaan bapak kepada saya untuk menyusun buku: Butir-Butir Padi B.M.Diah.
Saya sebenarnya bangga berbincang-bincang lama dengan bapak. Bapak adalah tokoh pers, politikus ulung dan berhasil mempertahankan sikap bapak sampai saat-saat terakhir. Oleh karena itu siapa yang tidak bangga berhadapan dengan bapak. Saya masih ingat ketika pada tanggal 10 Juni 1993, bapak menulis sepotong surat kepada saya, agar saya sebagai generasi muda jangan pengecut. Untuk itu saya ucapkan terima kasih atas dorongan semangat dari bapak.
Saya memang mengambil judul buku waktu itu, bapak sebagai tokoh sejarah yang menghayati zaman. Saya memang melihat pribadi bapak, sedemikianlah yang sebenarnta. Bapak mampu Harian Merdeka yang bapak pimpin sejak tahun1945 sampai sekarang, bapak merupakan manusia yang tegar dan hidup di tiga zaman. Saya sempat menanyakan kepada bapak mengenai kehidupan berbangsa dan bernegara, namun sebagian besar jawaban bapak hanya menggeleng-gelengkan kepala seraya tersenyum. Banyak memang rahasia yang bapak simpan, sehingga saya tak sempat merekamnya secara utuh.
Selamat jalan Bapak B.M.Diah. Semoga Allah SWT menyertai bapak. Saya yakin jasa-jasa terhadap bangsa dan negara tidak pernah diragukan oleh bangsa Indonesia. Setiap amal baik, meskipun besarnya sebiji sawi akan memperoleh balasan di sisi Allah. Dan pada saat terakhir ini, saya juga ingin menyampaikan amanah bapak kepada saya, bahwa bapak sebetulnya telah lebih dulu memaafkan orang-orang yang pernah berseteru kepada bapak. Memang ini baru saya katakan, karena bapak minta sampaikan kalau bapak sudah tidak ada.
Saya pun yakin, orang-orang tersebut juga akan memaafkan bapak. Sekali lagi saya ucapkan, Selamat jalan Bapak B.M.Diah. Sesuatu yang berasal dari Dia (Allah) akan kembali ke Dia (Allah).
Dasman Djamaluddin
Jalan Kemang No.10 RT.004/02 Babakan, Desa Sukatani, Cimanggis, Bogor